Apakah bitcoin halal menurut MUI

Apakah bitcoin halal menurut MUI Bitcoin halal , apa benar demikian bagaimana pendapat dan pandangan MUI terhadap bitcoin di indonesia,sudahkan dilegalkan dan halal dipakai ? Bitocoin ternyata -Sedikitnya 30 perusahaan dari berbagai belahan dunia ikut ambil bagian dalam Blockchain Indo 2018, konferensi & pameran internasional tentang blockchain, fintech, dan aset digital di Kempinski Grand Ballroom, Jakarta.

Mereka memamerkan berbagai platform Blockchain, teknologi baru, ICO dan bisnis digital yang dipimpin oleh sponsor utama financial org.Sponsor utama lainnya adalah MOS, Summico, Mfun, Fiipay, Next Level Consulting, Elzar Shariah, dan Ultroneum, semuanya dari luar negeri.

Dalam kesempatan itu, hadir pembicara dari gabungan keahlian global dari Eropa, Amerika dan Asia termasuk dari Indonesia yang membahas tentang teknologi, aspek regulasi dari Blockchain seperti bitcoin, keuangan Islam, ICO, teknologi baru dan aset digital.

Acara ini diselenggarakan bersama oleh Cryptoevent dan Amanah Capital Group Limited serta kemitraan lokal dengan Asosiasi Digital Enterprise Indonesia (ADEI) dan Global Citra Media.Di antara topik-topik menarik menarik perhatian pasar digital Indonesia berasal dari Mr Matthew J Martin.#Apakah bitcoin halal menurut MUI Bitcoin halal

Pakar blockchain sekaligus CEO Blossom Finance ini membahas kaitan antara bitcoin dengan ekonomi Islam.Topik itu sangat relevan di Indonesia mengingat memiliki potensi besar untuk sektor Blockchain dan fintech, khususnya di Keuangan Islam dan Bisnis Digital. #Apakah bitcoin halal menurut MUI Bitcoin halal

Pembahasan juga menyangkut apakah Bitcoin adalah halal untuk muslim, peraturan tentang aset digital, evolusi crypto dalam manajemen keuangan, wanita dalam blockchain dan blockchain dalam bisnis bunga.Selain Matthew J Martin, konferensi juga diisi oleh pembicara terkemuka di industri seperti Gebhard Scherrer (co-founder DATUM), Ville Oehman (praktisi dana investasi yang terdaftar di Otoritas Moneter Singapura), Robert Ryu (Korean Venture crypto-fund), Dr Zaharuddin AR (ICO berbasis syariah asal Malaysia, Bari Arijono (founder & CEO ADEI), dan sebagainya.

Gelaran kali ini diharapkan untuk membawa ide-ide, pendapat, dan saran baru kepada otoritas tentang bagaimana teknologi baru dapat mempengaruhi ekonomi global dan negara dalam waktu dekat.Pembicara lainnya, Bari Arijono, pendiri dan CEO Digital Enterprise Indonesia (DEI) mengatakan revolusi digital di Indonesia baru pada tahap awal.

Dia menambahkan banyak sektor industri yang mulai meluncurkan program transformasi digital, belum lagi industri keuangan yang sedang menjajaki kolaborasi dengan FinTech. “Kehadiran Blockchain masih pada tahap awal di Indonesia yang memiliki potensi ekonomi digital diperkirakan bernilai 130 miliar USD pada tahun 2020. Akankah Blockchain dapat mengubah gaya hidup orang Indonesia?

Jika Anda melihat apa yang telah diterapkan di negara lain, jawabannya sangat terlihat,” ucap Bari Arijono.”Pemerintah Indonesia harus siap untuk membuat peraturan baru mengenai perkembangan teknologi digital ini, seperti bagaimana mata uang digital di masa depan dapat merespon tantangan ekonomi yang semakin berat” tambah Arijono.#Apakah bitcoin halal menurut MUI Bitcoin halal

Kebijakan Bitcoin di Indonesia Belum Jelas

Kebijakan Bitcoin di Indonesia Belum Jelas : Kebijakan dan peraturan mengenai bitcoin di Indonesia dipandang oleh sebagian kalangan masih belum jelas padahal keperluan sangat mendesak untuk masalah bitcoin – Perkumpulan Pemerhati Bitcoin & Blockchain Indonesia (PPBBI) bekerjasama Internasional Crypto Currency Promotion Organization – Jepang (ICCPO) dalam pengembangan crypto currency atau mata uang digital di Tanah Air.

Seperti diketahui, Jepang salah satu negara yang pemerintahnya sudah mengesahkan mata uang jenis bitcoin tersebut legal untuk transaksi digital.Kerjasama kedua asosiasi itu meliputi pertukaran pengetahuan mengenai pengembangan mata uang digital dengan sistem blokchain. Di mana sistem yang telah berjalan di Jepang akan dipelajari dan diadopsi oleh bitcoin Indonesia.

Ketua PPBBI Erwin Hadiyanto menyatakan bahwa mata uang digital telah diatur pihak pemerintah Jepang dan hal ini bisa diterapkan di Indonesia yang hingga kini tidak memiliki regulasi yang jelas.

“Di Indonesia tidak ada aturan yang pasti, sehingga meminta masukan dari asosiasi crypto currency di Jepang. Nantinya bisa diberi masukan kepada pemerintah untuk membuat regulasi yang tepat,” ujar Erwin pada acara penandatangan kerjasama di Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Menurutnya, pertukaran pengetahuan ini dari sisi teknologi blokchain hingga perangkat hukum yang diperlukan untuk mengatur peredaran mata uang digital.”Diharapkan kita bisa memperjelas aturan di Indonesia, sehingga masyarakat tidak ada keraguan (terhadap mata uang digital),” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua ICCPO Eisuke Kawamoto menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar dalam penggunaan mata uang digital dengan sistem blokchain sebab perekonomian Indonesia terus berkembang.

Sehingga hal tersebut perlu diatur dengan regulasi yang tepat dari pemerintah.”Di Jepang sudah dibimbing mengenai crypto currency (sudah diatur pemerintah regulasinya), segingga masyarakatnya tidak ada keraguan?” katanya.

Prospek masa depan bitcoin di indonesia

Apakah masa depan bitcoin masih bagus di Indonesia , dari sisi masa depan bitcoin bisa memberi imbal balik investasi hingga 1000 % dalam satu bulan , bisakah? – Mata uang kripto mencatatkan penurunan dalam sepanjang kuartal I-2018. Kondisi ini berkebalikan dengan tahun 2017 ketika mata uang digital mencatatkan rally yang fantastis.

Pergerakan mata uang kripto memang sangat volatil, didorong oleh aliran berita dan perubahan cepat terkait sentimen investor. Pada tahun 2017, tren Bitcoin misalnya, telah mendorong harganya naik 1.375%. Tahun ini sebaliknya, harganya menukik.

Mengutip Wall Street Journal, Jumat (30/3), Bitcoin turun 49% pada kuartal ini, diperdagangkan sekitar US$ 7.115. Kejatuhan kali ini merupakan kuartal pertama yang terburuk sejak kuartal ketiga 2011, ketika bitcoin jatuh 68% dan kuartal terburuk kedua sejak mulai diperdagangkan secara teratur pada tahun 2010.

Digerakkan oleh bitcoin, mata uang kripto lain pun bertumbangan. Ethereum sempat mencapai US$ 1.369 pada 13 Januari 2018 tetapi berakhir sekitar US$ 394 pada penutupan perdagangan Kamis (29/3/2018), turun 47% dari akhir 2017 ketika ditutup pada harga US $ 743.

Sementara, Ripple sempat mencapai US$ 3,84 pada 4 Januari 2018 tetapi ditutup di akhir kuartal pertama 2018 di level 52 sen, turun 78% dari penutupan 31 Desember 2017 yang sebesar US$ 2,37.Nilai total pasar dari sektor mata uang kripto turun 54% sepanjang kuartal I-2018 ke $ 277 miliar, menurut coinmarketcap.

Ada beberapa katalis untuk penurunan, di antaranya pada bulan Februari, Securities and Exchange Commission (SEC) AS telah menyelidiki industri yang baru lahir ini dengan menyatakan mata uang kripto merupakan sekuritas yang tidak terdaftar

Penawaran perdana atau initial coin offering (ICO) juga lamban. Seringnya penawaran teknologi dan perangkat lunak, dapat merugikan bitcoin dan mata uang kripto lainnya.

Sentimen negatif lainnya adalah larangan iklan mata uang kripto maupun iklan ICO di sosial media dan mesin pencari, seperti Facebook Inc dan Alphabet Inc.Masalah lain adalah ketidakmampuan bursa mata uang kripto melindungi dana investor dari peretas secara efektif.

Bursa mata uang kripto asal Jepang, Coincheck misalnya, telah kehilangan bitcoin dan mata uang kripto lainnya pada bulan Januari 2018 lalu senilai US$ 500 juta karena serangan siber, meskipun kemudian mengatakan telah mengganti kerugian investor.

Kabar positif bagi mata uang kripto, khususnya bitcoin datang dari sebuah perusahaan bernama Lightning Labs, yang merilis Lightning Network, yakni sebuah program yang memungkinkan pengguna untuk membentuk saluran pembayaran khusus yang beroperasi secara paralel dengan jaringan utama bitcoin.

Produk ini dilihat sebagai salah satu cara yang mungkin untuk membantu meningkatkan kapasitas transaksi bitcoin, yang tetap menjadi kendala utama pada pertumbuhannya.

Selain itu, pada bulan Maret, Jack Dorsey, CEO Twitter Inc dan Square Inc., mengatakan kepada Times of London bahwa dia mengharapkan bitcoin menjadi mata uang tunggal global dalam 10 tahun. Meskipun terjadi penurunan yang tajam tahun ini, investor yang telah memiliki bitcoin sejak awal 2016 telah menikmati kenaikan hampir 650%.

Berapa jumlah pengguna bitcoin di indonesia pemakai baru

Ada berapa jumlah pemakai bitcoin di Indonesia , jumlah orang yang menggunakan bitcoin berapa dari sisi platform pengguna baik lama maupun baru tahun ini . Jika dibandingkan angka pemilik platform Bitcoin ini bakal melampaui jumlah investor di Bursa Efek Indonesia yang saat ini baru 1,2 juta orang. Platform bitcoin mulai dibuka pada 2014 lalu dan saat ini memiliki 1,14 juta investor.

Nilai transaksi di dalamnya tidak main-main yaitu 100 miliar per hari. Meski melarang bitcoin sebagai alat bayar dan potensi bahaya rugi yang tak terukur Bank Indonesia belum melarang perdagangan mata uang digital atau mata uang kripto.Energy Eco Chain (EEC) dengan ET hybrid blockchain dan dompet digitalnya menciptakan platform digitalisasi aset dan pengembangan aplikasi tingkat perusahaan terbarunya.

“Dibandingkan dengan Blockchain 1.0 seperti Bitcoin indonesia Network dan Blockchain 2.0 seperti Ethereum, ET hybrid chain technology memiliki tiga fitur canggih yang dapat dikategorikan sebagai Blockchain 3.0,” kata Tony Huang, Chief Operating Officer, Energy Eco Chain Foundation dalam keterangan persnya, Kamis (19/4/2018).

Dijelaskannya, kelebihan dari aplikasi ini Pertama-tama, ET hybrid chain menyediakan kontrak cerdas yang fleksibel dan disesuaikan, yang meliputi digitalisasi aset, manajemen keuangan dan perdagangan aset terdistribusi, dan lain-lain.

“Kedua, ET hybrid chain memiliki sistem keamanan aset digital yang komprehensif. Sebagai contoh, dapat menyediakan fungsi multi-tanda tangan ke dompet digital sehingga beberapa pengambil keputusan dapat secara bersama mengelola aset digitalsehingga kepemilikan aset digital menjadi milik perusahaan bukan hanya individu.

“Ketiga, ET hybrid chain ditampilkan dengan skalabilitas yang efektif. Berdasarkan arsitektur teknologi berbasis hybrid blockchain, ET hybrid chain memiliki kedua karakteristik blockchain publik dan swasta,” jelasnya.

Salah satu lembaga yang telah melakukan kerjasama dengan Energy Eco adalah BP Batam (Batam Indonesia Free Zone Authority – BIFZA).

Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo MA, Kepala BP Batam mengatakan, pihaknya menantikan aplikasi yang didasarkan pada teknologi blockchain hybrid mutakhir ini dapat diterapkan dengan baik di bidang pembangunan hub keuangan digital, serta promosi infrastruktur dan layanan e-government.

“Saya percaya kekuatan teknologi akan mendukung kewarganegaraan digital dan mengubah lanskap sosial-ekonomi dengan Batam sebagai uji coba pertama,” ujarnya.Tony Huang juga mengumumkan mitra strategis lainnya yakni Asia Pacific Economic Cooperation (APEC):

“Di APEC mendatang yang akan diselenggarakan di Papua New Guinea, kami bangga menjadi mitra resmi APEC dan akan menjadi tuan rumah KTT APEC,” jelasnya